5 Model Aquascape Batu dan Akar Agar Ruangan Terlihat Hidup

3 min read

5 Model Aquascape Batu dan Akar Agar Ruangan Terlihat Hidup

Suka dengan komponen atau aquascape yang lebih menonjolkan batu dan akarnya? Anda bisa mencoba aquascape batu dan akar.

Model aquascape tersebut hanya butuh 2 komponen utama, yaitu batu dan akar. Walau begitu, bukan berarti Anda tidak menggunakan tanaman sama sekali. Namun, Anda lebih fokus dalam penataan batu dan akar yang Anda pergunakan dalam aquascape.

5 Model Aquascape Batu dan Akar

Berbicara tentang aquascape tema batu dan akar, setidaknya ada 5 model tampilan yang bisa Anda coba, terutama jika Anda adalah pemula.

Selengkapnya, cek 5 model berikut ini.

1. Nature Style

aquascape batu dan akar

Gaya natural untuk aquascape sudah ada sejak tahun 1990-an. Gaya yang diperkenalkan oleh Takashi Amano ini menyeimbangkan antara batu, kayu apung dan tanaman.

Karakteristiknya adalah penggunaan tanaman air yang lebih sedikit. Dengan kata lain, nature style lebih mengedepankan tentang landscape. Seiring perkembangannya, ada banyak jenis turunan dari nature style dan salah satunya adalah clift style.

Dalam penerapannya, Anda bisa menggunakan jenis batu yang terlihat alami yang bisa Anda kombinasikan dengan berbagai jenis kayu dan akar.

Untuk akarnya, Anda bisa menggunakan kayu bakau, rasamala, santigi hingga senggani. Pemilihan akar untuk aquascape tema akar dan batu tersebut sesuai dengan style yang ingin Anda buat.

Sedangkan jenis batuan yang bisa Anda gunakan adalah batu ohko atau batu naga yang memiliki warna coklat kemerahan.

Untuk harganya sendiri sekitar Rp7 ribu – Rp50 ribu per kg. Karena jenisnya batuan, maka bentuk dan juga warna bisa berbeda satu dan yang lain.

Selengkapnya, cek di sini.

2. Mountain Style

aquascape batu dan akar

Untuk gaya atau model yang lebih menonjolkan batu aquascape, Anda bisa mencoba mountain style. Aquascape tema batu dan akarini berfokus pada penyusunan batu sehingga menyerupai gunung. Karena hal tersebut, Anda butuh perekat agar batu bisa menempel dengan sempurna.

Agar lebih sempurna, Anda perlu menggunakan jenis batuan seperti batu pasir. Ini karena jenis batu pasir memiliki tekstur seperti pasir dan dinding tebing.  Tidak hanya itu, batu pasir juga memiliki warna seperti tebing. Jadi, cocok untuk aquascape yang akan Anda buat.

Untuk akarnya sendiri, bisa Anda tambahkan di sekitar bebatuan yang Anda tumpuk seperti gunung. Dengan begitu, nuansa gunung dengan hutan di sekeliling batu akan terlihat lebih alami.

Berapa harga batunya? Batu pasir memiliki harga sekitar Rp4 ribu – Rp9 ribu untuk 500gr hingga 1kg.

Selengkapnya, cek di sini.

3. Waterfall Style

Waterfall Style

Aquascape waterfall style memungkinkan Anda memiliki air terjun dalam akuarium Anda. untuk aquascape tema akar dan batuini, Anda menggunakan jenis batu lava. Batuan ini memiliki bobot yang cukup ringan. Tidak hanya itu, dengan tekstur yang berpori dan berwarna hitam atau merah, bisa membuat aquascape Anda terlihat lebih alami.

Nantinya, Anda butuh pasir silika yang berbentuk butiran-butiran. Kemudian dengan aerator dan filter, pasir tersebut akan didorong sehingga terlihat seperti air terjun.

Untuk akarnya, Anda bisa menggunakan jenis akar senggani. Akar ini memiliki bentuk yang ramping dan bercabang. Biasanya, Anda bisa menemukan jenis akar ini di kawasan sungai, tebing, semak belukar dan lereng gunung.

Jika Anda berminat untuk menerapkan waterfall style, jenis batu lava memiliki harga sekitar Rp3 ribu – Rp10 ribu per kg. Harga tersebut sesuai dengan ukuran dan kualitas dari batu itu sendiri.

Selengkapnya, Anda bisa cek di sini.

4. Jungle Style

Jungle Style

Aquascape tema batu dan akar dengan style hutan bisa jadi opsi lain. Jenis aquascape ini menggunakan kombinasi antara batu lava dengan berbagai jenis kayu dan akar. Misalnya branchwood, hornwood, rasamala hingga kayu senggani.

Pemilihan jenis kayu untuk jungle style bisa Anda sesuaikan dengan tampilan hutan yang ingin Anda buat. Misalnya, jika yang awet dan tidak berubah warna dengan banyak cabang dan lekukan, Anda bisa memilih rasamala.

Kayu rasamala ini memiliki harga sekitar Rp4 ribu – Rp80 ribu. Harga tersebut bisa berbeda sesuai dengan ukuran kayunya.

Selengkapnya, Anda bisa cek di Shopee.

5. Iwagumi Style

Iwagumi Style

Kurang lengkap jika berbicara tentang aquascape tema batu dan akartanpa menyebutkan iwagumi style. Gaya yang diperkenalkan oleh Takashi Amano ini menggunakan susunan batu sebagai daya tarik utamanya. Walaupun begitu, Anda bisa menambahkan tanaman seperti moss dan jenis tanaman karpet agar lebih menarik.

Dalam penataan iwagumi style, ada 4 bebatuan yang punya peranan penting, yaitu oyaishi, fukuishi, seoishi, suteishi.

Untuk batunya sendiri, jenis batu seiryu dan ryuon adalah yang paling cocok. Ini karena batu seiryu memiliki warna hitam dengan garis putih yang terbentuk secara abstrak. Tampilan inilah yang akan membuat iwagumi style Anda semakin unik.

Lalu, berapa harganya? Perlu Anda tahu, harga seiryu stone sekitar Rp9 ribu – Rp55 ribu. Perbedaan harga yang kontras sesuai dengan kualitas dan apakah batu tersebut import atau tidak.

Selengkapnya, cek di sini.

Cara Menerapkan Model Aquascape Batu dan Akar

Banyaknya pilihan aquascape tema akar dan batumungkin membuat Anda bingung untuk membuat aquascape dengan model yang Anda inginkan. Apalagi, harga batu dan akar yang beragam serta masing-masing model memiliki tingkat kesulitan yang berbeda.

Karena itu, untuk memudahkan Anda dalam menerapkan model dan membuat aquascape, cek cara berikut:

  • Tentukan dulu aquariumnya agar hasil aquascape tema batu dan akaryang Anda pilih bisa maksimal.
  • Pilih model dan aksesoris yang Anda butuhkan, mulai dari batu, akar, pasir, tanaman, pupuk, pencahayaan hingga filter.
  • Pilih dan tentukan ikannya.
  • Siapkan akuariumnya dan letakkan di tempat yang Anda inginkan. Misalnya di pojok ruangan.
  • Jangan lupa untuk menambahkan lampu dan mekanisme lain seperti memasang filter.
  • Tambahkan substrat serta elemen hardscape seperti batu dan akar.
  • Semprot dengan air agar substrat di akuarium lebih lembab dan basah.
  • Tanam tanaman yang sudah Anda siapkan, misalnya di atas kayu atau akar. Pastikan posisi tanaman sudah tepat sesuai dengan yang Anda inginkan.
  • Isi akuarium dengan air secara perlahan dan jangan lupa untuk mengatur tingkat pencahayaannya. Pencahayaan yang kuat butuh waktu sekitar 7-9 jam.
  • Tambahkan ikan dalam jumlah yang sedikit terlebih dahulu.
  • Setelah 3-6 minggu atau sampai kadar amonia dan nitrat turun serta tidak ada masalah, Anda bisa menambahkan lebih banyak ikan.

Dengan mengikuti langkah tersebut, konsep aquascape bisa dibuat dengan lebih matang. Terlebih lagi, penataan menjadi kunci dalam pembuatan aquascape sehingga Anda harus benar-benar memperhatikannya.

Pilih Model sesuai Style Anda

Banyak pilihan model untuk aquascape batu dan akaryang bisa Anda terapkan. Anda bisa memilih jenis model atau style atau tema yang sekiranya cocok untuk Anda dan mudah untuk Anda lakukan. Jangan lupa untuk memperhatikan jenis batu dan akar yang akan Anda gunakan agar hasilnya maksimal.

error: Content is protected !!